Sinopsis Film Legend of the Guardians: The Owls of Ga’Hoole (2010) Karya Zack Snyder

membahas sinopsis film animasi bergenre action adventure, yakni Legend of the Guardians: The Owls of Ga’Hoole. Film rilisan tahun 2010 ini yakni hasil garapan Zack Snyder sebagai sutradara.

Seputar Film Legend of the Guardians: The Owls of Ga’Hoole

Sebelum membaca sinopsis Legend of the Guardians: The Owls of Ga’Hoole spaceman slot dalam bahasa Indonesia, ketahui dulu sebagian isu di bawah ini:

Sinopsis Legend of the Guardians: The Owls of Ga’Hoole (2010)

Berikut yakni sinopsis film Legend of the Guardians: The Owls of Ga’Hoole bahasa Indonesia:

Soren yakni burung hantu muda yang ingin menjadi Prajurit Ga’Hoole. Kemauan ini membawanya pada perjalanan epik yang tidak terlupakan.

Hal itu berlangsung pada ketika dirinya dan saudaranya, Kludd, tertangkap sama tentara Pure Ones, tentara burung hantu yang jahat.

 

Tetapi dengan bantuan teman-teman barunya, Soren berhasil meloloskan diri kemudian mulai mencari Pulau Ga’Hoole, daerah dimana para Prajurit Ga’Hoole yang legendaris tersebut berada.

Bersama teman-teman barunya, Soren berjuang untuk keinginannya buat menjadi pahlawan bersama Prajurit Ga’Hoole serta melawan tentara yang dijadikan penguasa jahat dari Pure Ones dan St Aggie.”

Sinopsis Bahasa Inggris:

“A father owl’s tales of the Guardians of Ga’Hoole enthrall his son Soren, but an older son scoffs at the stories of winged warriors who fought an epic battle to save all of owlkind from the evil Pure Ones.

Later the brothers become captives of the Pure Ones, but Soren makes a daring escape and, with the help of other young owls, seeks out the Guardians and brings them back to defend their people once again.”

Rangkuman Cerita Film Legend of the Guardians: The Owls of Ga’Hoole

Legend of the Guardians: The Owls of Ga’Hoole mengisahkan perihal Soren (Jim Sturgess), seekor burung hantu muda, yang tinggal di hutan Tyto bersama keluarganya.

 

Keluarga tersebut terdiri dari ayahnya Noctus, ibunya Marella, kakak laki-lakinya Kludd (Ryan Kwanten), adik perempuannya Eglantine (Adrienne Defaria) dan asisten di sarangnya, Mrs. P. Soren.

Mereka betul-betul menyenangi kisah perihal legenda Ga’Hoole, yakni legenda perihal para prajurit burung hantu bernama guardians, yang bertempur melawan Pure Ones.

Suatu hari, Kludd yang dengki dengan kemampuan terbang alami Soren mendorongnya dari atas dahan dan keduanya pun jatuh ke tanah.

Keduanya lalu diserang oleh Tasmanian Devil, namun diselamatkan sekalian diculik oleh dua burung hantu, Jatt dan Jutt.

 

Sejak itu, nampak kian banyak burung hantu muda yang diculik, salah satunya yakni Gylfie (Emily Barclay).

Di st. Aegolius, para burung hantu disambut oleh Nyra (Helen Mirren), yang memberitahu bahwa mereka akan dibagi menjadi kelompok prajurit dan ‘pemilih’.

Soren dan Gylfie segera terpilih menjadi pemilih, yang nantinya seharusnya mengambil peluru dan merangkainya menjadi sebuah senjata super. Sementara Kludd yang berkhianat dipilih menjadi prajurit.

Di sana, Soren dan Gylfie juga bertemu dengan Grimble, seekor burung hantu dewasa yang hanya bekerja di bawah kekuasaan Pure Ones agar keluarganya bisa selamat.

 

Grimble kemudian mengajari Soren dan Gylfie untuk terbang, namun hal ini dikenal oleh Nyra.

Grimble hasilnya terbunuh sesudah bertarung dengan Nyra. Sementara Soren dan Gylfie kabur sesudah mendapatkan perintah dari Grimble untuk terbang ke Great Tree of Ga’Hoole dan memperingatkan para Guardians.

Sesampainya di sana, Soren memberitahukan agenda jahat Pure Ones, namun para guardians masih belum mempercayainya.

Guardians kemudian mengirim Allomere dan dua burung hantu lainnya untuk pergi menyelidiki st. Aegolius.

Selama menunggu Allomere, Soren dan Gylfie diajak untuk belajar di dalam kelas-kelas yang disediakan di sana.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *