Movie Nadikar Mereviewkan An In-form Tovino Thomas This Festival Of From Crashing

Legendary Malayalam actor Mammootty has frequently said, “Cinema can thrive without me, it has so many alternatives. Veterans like Adoor (Gopalakrishnan), Joshiy, Hariharan, and MT (Vasudevan Nair) don’t need me; it’s I who need them and cinema,” emphasising the insignificance of actors and stars in the realm of motion pictures and the broader world. But stardom carries a potent allure, often blinding those carrying it to the erosion of their platform until they begin to falter.

Director Jean Paul Lal’s (Lal Jr) Nadikar revolves around such a superstar, David Padikkal (Tovino Thomas), who has forsaken his acting roots, embracing a lifestyle focused solely on “booze, dance, party and play”. Or, in the words of his acting coach Bala (Soubin Shahir), “The moment you became a superstar, you lost (as an actor).”

Movies about the film industry or those revolving around film personnel are inherently slot deposit qris attractive because they offer a glimpse into the inner workings of cinema, often from a first-person perspective provided by those directly involved, which are more reliable than the products of Page 3 journalism. Films like 8½ (1963), Kagaz Ke Phool (1959), Sunset Boulevard (1950), Om Shanti Om (2007), The Dirty Picture (2011), Lekhayude Maranam Oru Flashback (1983), Once Upon a Time in Hollywood (2019), Luck By Chance (2009), Uttama Villain (2015) et al continue to draw interest for this reason too. Hence, since Nadikar’s initial announcement, anticipation has been rightfully high, given the myriad of possibilities its theme presents to the makers. Regrettably, the Jean Paul Lal directorial is a festival of misfires, with only a few noteworthy moments and the charismatic presence of Tovino Thomas in top form.

Film Bakal Tayang di Bulan April 2024, Ada Sekuel Film Indonesia

Layar lebar Indonesia bulan April 2024 didominasi oleh sebagian film action. Namun nampaknya, para pecinta film sudah tak sabar menanti absensi dua sekuel film Indonesia adalah Dua Garis Biru dan KKN di Desa Penari.
Badarawuhi di Desa Penari akan tayang April tahun ini. Bercerita perihal sekelompok mahasiswa yang berkeinginan menjalankan KKN dan berjumpa dengan sesepuh di Desa Penari. Serangkaian misteri masih terus meneror mereka, bagaimanakah cara mereka melawan teror hal yang demikian?

Film yang Tayang di Bulan April 2024
Di bulan April, nama-nama beken seperti Angga Yunanda, Aisha Nurra Datau, Cut Mini, Arswendi Bening Swara, Lulu Tobing, Rachel Amanda, kembali hadir memerankan peran tokohnya dalam film Dua Hati Biru. Simak berikut 12 film yang bakal tayang di layar lebar April 2024.

1. SUGA | Agust D TOUR ‘D-DAY’ THE MOVIE

Film konser penutupan SUGA BTS ini akan ditayangkan di layar lebar dalam judul SUGA│Agust D TOUR ‘D-DAY’ THE MOVIE. Konser akhir yang megah dari tur dunia “SUGA | Agust D TOUR ‘D-DAY’ THE FINAL”, menandai puncak dari 25 konser yang diadakan di 10 kota.

Konser hal yang demikian sudah mencetak jumlah penonton sebanyak 290.000 orang sepanjang turnya. Dalam film demo spaceman dokumentasi ini, penonton akan diajak merasakan tenaga yang menyala-nyala dan kegemparan “D-DAY’ THE FINAL” di layar. Mulai dari suara menawan yang melintasi batasan antara sebagai anggota “21st Century Pop Icon” BTS dan sebagai penggiat seni solo Agust D akan memberikan tenaga yang luar umum.

Ikut hadir penampilan duet spesial yang menonjolkan anggota BTS lainnya, seperti RM, Jimin, dan Jung Kook.

Sutradara: Jun-Soo Park

Pemeran: SUGA

Genre: Documentary

Durasi: – menit

Tanggal Rilis: 10-13 April 2024

2. Monkey Man

Diceritakan seorang pemuda anonim yang disebut Kid, mengawali perjalanan untuk memburu sekelompok pemimpin korup yang bertanggung jawab atas kematian ibunya, Neela. Namun, perjalanan balas dendam Kid langsung membuatnya menjadi penyelamat masyarakat miskin dan tak berdaya, yang mereka juga disiksa oleh para pemimpin korup.

Sutradara: Dev Patel

Pemeran: Dev Patel, Sharlto Copley, Sobhita Dhulipala, Adithi Kalkunte, Sikandar Kher, Pitobash, Brahim Chab, Vipin Sharma, Nagesh Bhonsle, Anup J. Patel, Jino A. Samuel

Genre: Action, Thriller

Durasi: 121 menit

Tanggal Rilis: 5 April 2024

3. Civil War

Berkisah perihal tim jurnalis yang menjalankan perjalanan melintasi Amerika dikala perang saudara melanda dunia. Tim jurnalis yang bertugas di militer itu berpacu dengan waktu, untuk mencapai ibukota sebelum pemberontak menyerbu Gedung Putih.

Sutradara: Alex Garland

Pemeran: Kirsten Dunst, Wagner Moura, Cailee Spaeny, Stephen McKinley Henderson, Sonoya Mizuno, Jefferson White, Nelson Lee, Karl Glusman

Genre: Action

Durasi: 109 menit

Tanggal Rilis: 12 April 2024

Saran Film Perihal Drakula dan Vampir Menakutkan

Semenjak dahulu, drakula dan vampir menjadi alternatif karakter yang muncul dalam film horor, bagus di Barat maupun Asia. Karakter itu lazimnya mempunyai kesamaan: sama-sama mengisap darah.
Drakula sejatinya karakter vampir ciptaan Bram Stoker pada 1897 yang ditunjukkan berasal dari kawasan Transylvania atau sekarang Rumania, dengan kelemahan kepada bawang putih, sinar matahari, serta salib.

Banyak film yang diciptakan menurut novel tersebut. Film pertama yang mengadaptasi yaitu Nosferatu pada 1922, namun baru secara sah diangkat sebagai film lewat Dracula pada 1931.

Sementara itu, China menjadi negara yang kerap mempopulerkan vampir di Asia, kemudian dicontoh dengan Korea Selatan. Berikut sederet judul film tentang drakula dan vampir yang dapat masuk dalam daftar anjuran.

1. Dracula (1931)
Film ini menjadi salah satu yang membikin kalimat “I am dracula” menjadi ikonis dan populer hingga dikala ini. Dracula diciptakan menurut penampilan teater karya Hamilton Deane dan John L. Balderston serta novel berjudul serupa karya Bram Stoker.

Dracula menyebutkan Count Dracula yang pindah dari Transylvania ke Inggris dan spaceman demo mencari mangsa di kalangan manusia, termasuk tunangan seseorang.

Sesudah itu berawal dikala Renfield yang berprofesi sebagai advokat mengunjungi kastil Dracula untuk urusan bisnis yaitu niatan Dracula menyewa Biara Carfax di London. Berita itu, Dracula menghipnotis Renfield dan pergi ke London keesokan harinya.

Di London, Dracula berjumpa Seward bersama putrinya, Mina yang yaitu tunangan John Harker dan keluarga temannya Lucy Weston.

Dalam pertemuan itu, Lucy tertarik dengan Dracula. Sesudah itu ‘terendus’ oleh Dracula yang kemudian masuk ke kamar Lucy dan menggigitnya.

Sementara itu, Renfield mulai kian aneh dengan memakan lalat dan laba-laba. Mengesampingkan tersebut hingga ke alat pendengaran Dr. Van Helsing yang kemudian menjalankan penelitian kepada Renfield dan membuatnya berhadapan dengan Count Dracula.

Van Helsing menyiapkan siasat untuk melawan Dracula. Film ini dibintangi Bela Lugosi, Helen Chandler, David Manners, dan Dwight Frye.

2. Nosferatu: Phantom der Nacht (Nosferatu the Vampyre) (1979)
Nosferatu The Vampyre yaitu film yang diciptakan ulang dari Dracula. Film ini dibintangi Klaus Kinski, Isabelle Adjani, Bruno Ganz, dan Roland Topor.

Film ini menyebutkan Jonathan Harker, agen real estate di Wismar, Jerman, yang menerima klien bernama Count Dracula. Situasi membuatnya meninggalkan sang istri, Lucy, di Jerman dan dia menjalankan perjalanan ke kastil Count Dracula di Transylvania.

Sepanjang perjalanan, orang-orang sekitar menasehatinya untuk putar balik dan menjauhi kastil tersebut. Kemauan pengarahan itu, dia melanjutkan perjalanan dan masuk ke kastil Dracula. Di sana, dia mulai menikmati keanehan.

Di dalam kastil, Count Dracula memandang foto Lucy dikala masih kecil dan menarik perhatiannya. Sesudah itu mendorongnya langsung sependapat membeli properti Wismar, lebih-lebih dikala mengetahui mereka akan menjadi tetangga.

Harker menghabiskan malam di sana dan menerima mimpi buruk. Di dikala yang berbarengan, Lucy juga diteror lewat bayangan serta angan-angan yang menyeramkan. Situasi memburuk dikala Harker pun menjadi tawanan di kastil meski Count Dracula pergi ke Wismar.

 

3. Bram Stoker’s Dracula (1992)
Bram Stoker’s Dracula diadaptasi dari novel klasik Stoker yang terbit pada 1897. Film yang disutradarai Francis Ford Coppola ini dibintangi oleh Gary Oldman, Winona Ryder, Anthony Hopkins, dan Keanu Reeves.

Film dimulai dengan perang di Turki Konstantinopel pada 1462. Vlad Dracula yaitu prajurit yang memperjuangkan Kristen hingga meninggalkan istrinya, Elisabeta.

Saat berjumpa istri mendorongnya berjuang keras dalam perang supaya menang dan dapat pulang. Semenjak, kenyataan pahit sepatutnya dihadapi sebab sang istri pun bunuh diri.

Ratusan tahun berlalu hingga pada 1897 hadirlah Jonathan Harker, seorang notaris yang mempunyai istri bernama Mina. Penampilan Mina sangat mirip dengan Elisabeta.

Cuma dimulai dikala Dracula menjadi klien Harker. Dia berada di kastil Dracula, Harker tak sengaja mengeluarkan foto Mina yang menarik perhatian Dracula.

Semenjak dikala itu, Dracula memikirkan banyak metode serta siasat untuk membikin Mina dapat bersamanya, seolah membangkitkan kembali Elisabeta.

4. Dracula: Pages from A Virgin’s Diary (2003)
Dracula: Pages from a Virgin’s Diary yaitu film horor bisu karya sutradara Guy Maddin. Film ini dibintangi Zhang Wei-Qiang, dan Tara Birtwhistle.

Film ini berawal pada 1987 dikala seorang pengunjung dari Asia, Count Dracula, tiba di London dan diundang ke rumah Lucy Westenra. dalam waktu singkat, dia digigit Dracula dan membikin dirinya menjadi tak stabil hingga mengigit tunangannya.

Sesudah itu membikin Lucy dibawa ke Dr. Van Helsing untuk mendapatkan perawatan. Lucy diciptakan tidur dalam daerah tidur berhiaskan bawang putih. Van Helsing pun berniat melawan Dracula. menjadi mata-mata bersama rekan Lucy.

Dracula: Pages from a Virgin’s Diary sejatinya disebut-sebut sebagai pertunjukan balet dari Bram Stoker’s Dracula yang mengedepankan unsur ekspresionistik.

Review Film Judul “SOUL” Rekomendasi Buat Si-si kecil di waktu Liburan

Film kartun hasil kerjasama Pixar dan Disney ini bercerita perihal Joe Gardner, seorang guru musik yang mempunyai mimpi untuk menjadi musisi Jazz tenar. Asa yang tidak kunjung terwujud serta perbedaan pandangan hidup dengan ibunya, membuat ia merasa jenuh dan hampa dengan kehidupannya yang kini. Suatu hari, Joe mendapat peluang tampil dalam sebuah acara klub Jazz tenar. Dia merasa sangat senang karena impiannya akan segera terwujud. Tetapi sayang, dalam perjalanan pulang ke rumah, Joe mengalami kecelakaan. Dia tidak sengaja terjatuh ke dalam lubang selokan di tengah jalan. Peristiwa itu membuatnya koma dan terbangun dengan format ‘jiwa biru’ yang dinamakan Soul. Jiwanya itu diberi tuntunan menuju “The Great Beyond” bersama ‘jiwa’ orang-orang lain yang sudah meninggal.

Karena Joe merasa belum sesuai mati dan masih ingin menggapai impiannya di dunia, ia berhasil meloloskan diri dan tersesat di “The Great Before“, tempat dimana ‘jiwa-jiwa’ mulai disusun lewat pelatihan-pelatihan agar siap untuk diwariskan ke bumi. Di “The Great Before“, Joe berusaha mencari jalan keluar untuk kembali ke bumi, namun usahanya selalu sia-sia. Hingga suatu ketika, ia berjumpa dengan 22, salah satu ‘jiwa’ yang tidak kunjung menemukan jati diri selama pelatihan di “The Great Before“. Hal ini menghasilkan 22 berprasangka buruk perihal kehidupan di bumi. Dia sempat berdaya humaskepri.id upaya untuk menetap di “The Great Before” selamanya, karena menurutnya bumi hanyalah tempat yang dipenuhi oleh hal-hal negatif saja.

Joe kemudian berdaya upaya bahwa 22 yakni satu-satunya jalan yang akan membawanya kembali ke bumi. Kesudahannya, ia menjadi mentor 22 untuk mencari jati diri. Bersama Joe, 22 berusaha menemukan spark atau tujuan hidupnya, sebagai kepingan badge yang terakhir. Tiap-tiap-tiap ‘jiwa’ yang ada di “The Great Before” seharusnya melengkapi kepingan badge berbentuk bumi yang akan menjadi ‘karcis’ mereka untuk turun ke bumi. Semangat Joe yang tinggi untuk menggapai mimpinya menjadi penyanyi Jazz membuat ia mengorbankan banyak hal. Dari sinilah petualangannya bersama ‘jiwa’ nomor 22 dimulai.

Review pribadi :

Film “Soul” mengajak kita bertanya kembali perihal apa yang sesungguhnya menjadi tujuan hidup kita. Apakah cita-cita dan impian kita kini yakni tujuan hidup ini? Kalau jawabannya iya, karenanya yang menjadi pertanyaan berikutnya yakni apakah impian yang gagal berarti kita gagal dalam menempuh tujuan hidup? Berdasarkan penulis, film ini bisa membuat penonton merenung dan berdaya upaya perihal jawaban pertanyaan di atas. Secara visual, “Soul” sanggup menawarkan tampilan kartun yang bagus dan menghibur bagi penonton usia dini. Tetapi, film ini juga menaruh pesan budi pekerti yang dalam perihal kehidupan. Layak untuk dinikmati seluruh usia, mulai dari si kecil muda hingga orang dewasa.

Kecuali ajakan untuk mengingat kembali tujuan hidup, “Soul” mengandung pesan akan pentingnya mensyukuri nikmat ketika hidup. Selagi masih muda, kita seharusnya memakai tiap-tiap menit kehidupan untuk hal yang positif dan berkhasiat bagi sekitar. Film ini mengajarkan kita untuk memelihara hubungan bagus dengan orang lain, menjauhi sikap egois, peka kepada lingkungan sekitar, serta merasakan tiap-tiap kesedihan dan kegagalan dalam hidup. Karena dengan progres pendewasaan itulah, kita akan terwujud menjadi pribadi yang kuat untuk menghasilkan impian besar kita kelak.

Tanggal Rilis Film Remake The Wolf Man Beralih ke Awal 2025

Menurut laporan dari Deadline, Universal Pictures secara legal telah menunda tanggal rilis untuk film remake The Wolf Man milik Blumhouse yang akan datang, yang baru saja memulai cara kerja produksinya. Awalnya dijadwalkan untuk rilis Oktober 2024, film horor supernatural ini telah diundur sampai tahun depan, dan sekarang akan dirilis di bioskop pada tanggal 17 Januari 2025. Tanggal rilis yang baru ini akan membikin film remake ini berhadapan lantas dengan film Paddington in Peru dari Sony Pictures.

Disutradarai oleh Leigh Whannell, The Wolf Man akan mengisahkan seputar sebuah keluarga yang diteror oleh sesosok pemangsa yang mematikan. Proyek ini baru saja memulai cara kerja syuting, membuka spekulasi mengenai apakah film ini akan benar-benar memenuhi tanggal rilis yang telah direncanakan sebelumnya atau tidak. Sedangkan film ini mengalami banyak kemunduran, termasuk Ryan Gosling yang wajib keluar dari peran utama karena perselisihan penjadwalan, Blumhouse tetap percaya diri. Regu di belakang The Wolf Man sedang bekerja keras untuk memproduksi film ini, dan meski mungkin akan memakan waktu lebih lama untuk memulai debutnya di layar lebar, para penonton akan memulai tahun baru dengan sesuatu yang menakutkan.

Christopher Abbott akan berperan sebagai tokoh utama, dan sebagian pemeran pendorong The spaceman Wolf Man telah dikonfirmasi. Julia Garner dan Sam Jaeger juga akan menjadi komponen dari proyek ini, meski peran mereka dalam cerita belum terkuak. Sedangkan Gosling tidak lagi membintangi film ini, ia tetap terlibat dalam The Wolf Man sebagai produser eksekutif, bersama dengan Ken Kao, Bea Sequeira, dan Mel Turner. Jason Blum akan berperan sebagai produser dalam film ini, yang bisa melanjutkan kesuksesan sanggar ini dalam meraih kemenangan di box office global.

Cerita yang menurut film klasik tahun 1941 yang disutradarai oleh George Waggner membutuhkan penulis skenario yang mampu mengonsentrasikan kemampuan mereka untuk memberikan sentuhan baru pada tragedi The Wolf Man, itulah sebabnya Corbett Tuck, Lauren Schuker Blum, dan Rebecca Angelo dipekerjakan untuk menulis film hal yang demikian bersama Whannell . Schuker, Blum, dan Angelo baru-baru ini bekerja sama sebagai penulis di Dumb Money, komedi biografi yang mengeksplorasi momen singkat Game Stop yang terjadi pada tahun 2021. Masih wajib dilihat bagaimana para penulis berbakat ini akan membangun narasi baru menurut TheWolf Man, saat film ini tayang perdana di bioskop pada 17 Januari 2025 mendatang.

Memandang Proyek Penyaluran Air Bersih dari Lokasi Pascatambang

MMS Group Indonesia (MMSGI) bersama 15 perusahaan terkemuka lainnya berpartisipasi mengikuti Sustainable Development Goals Innovation (SDGI) Accelerator for Young Professional, memberdayakan talenta muda untuk berinovasi sejalan dengan program SDGI.

MMS Group Indonesia membawa tema “Reviving Hope: From Mining Void to Clean Water for All”, yang memiliki tujuan untuk memaksimalkan teladan sirkular dalam memecahkan permasalahan air bersih di empat desa di Kutai Kartanegara dengan dampak positif bagi masa depan berkelanjutan.

Berdasarkan hasil riset mendalam dari pihak internal, air yang berada di lanskap bonus new member 100 pascatambang dapat dimanfaatkan sebagai reservoir air bermutu murni. Menyadari potensi transformatif ini, MMSGI mencari kans untuk menyediakan air bersih dan berkelanjutan bagi masyarakat lokal untuk kebutuhan rumah tangga dan pertanian.

Program air bersih ini menyokong SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Cocok) serta SDG 3 (Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan) sebab jalan masuk terhadap air bersih meembantu meningkatkan kesehatan masyarakat.

Proyek penyaluran air bersih dari lanskap pascatambang ini dibangun dalam total area 8,6 hektare dengan volume air menempuh 2,7 juta meter kubik. Proyek program sirkulasi air bersih dari lanskap pascatambang ini kapabel menjangkau hingga sekitar 3,000 warga di empat desa di Kutai Kartanegara yakni Sentuk, Lung Anai, Rempanga dan Donomulyo.

CEO MMSGI Sendy Grety menyuarakan, kalau dapat dikelola dengan bagus, program teladan sirkular air bersih dari lanskap pascatambang ini akan meminimalisir dampak terhadap lingkungan sosial.

“Lanskap pascatambang menghadirkan tantangan yang berbagai, meskipun aset pascatambang sebenarnya dapat ditransformasikan menjadi penghidupan dan lingkungan pascatambang yang berkelanjutan” ujarnya.

Proyek Sirkular Air Bersih

Proyek sirkular air bersih dari lanskap pascatambang ini melibatkan pembangunan infrastruktur air inovatif dengan memanfaatkan teknologi pompa hidram yang tidak memerlukan Listrik, menyokong SDG 9 (Industri, Penemuan, Infrastruktur) & SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim).

Dengan melaksanakan proyek di bawah pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDESA), inisiatif ini tidak cuma memastikan kepemilikan dan pemberdayaan lokal namun juga menumbuhkan ketahanan ekonomi masyarakat pascatambang yang menyokong SDG 8 (Pekerjaan Cocok dan Pertumbuhan Ekonomi) dan SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan).

Keterlibatan BUMDESA, ekosistem penyokong, pemerintah, masyarakat serta swasta membuat teladan sirkular yang berkelanjutan cocok dengan SDG 17 (Kemitraan Untuk Mencapai Tujuan)

Acara ini yakni komponen dari UN Global Compact yang diselenggarakan oleh Indonesia Global Compact Networks (IGCN) demi menyokong generasi inovator masa depan via SDGI Accelerator bagi para profesional muda.

Konsentrasinya yakni pada pengembangan dan pengaplikasian solusi inovatif via teknologi, inisiatif, dan teladan bisnis terkini yang berkontribusi terhadap tujuan keberlanjutan perusahaan.

Wisata Alam Oasis, Destinasi Baru di Sukabumi Bernuansa Eropa

Sukabumi memiliki destinasi wisata baru yang berada dekat pusat kota, merupakan Wisata Alam Oasis. Alamatnya di Jalan Mayor Mahmud, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi.

Manajer Wisata Alam Oasis, Evi, menuturkan konsep objek wisata ini merupakan destinasi ramah keluarga yang menyediakan daerah bermain untuk si kecil-si kecil di luar ruangan (outdoor).

Sebab, masih jarang dijumpai daerah wisata yang kapabel mengakomodir kebutuhan keluarga, lebih-lebih si kecil-si kecil di Kota Sukabumi.

“Konsep Wisata Alam Oasis merupakan daerah 777 slot online main si kecil dan keluarga. Jadi, ada playground, waterpark, titik foto, wahana perahu, dan masakan,” terangnya terhadap Penunjuk.com, Selasa (23/5/2023).

Nama Oasis sendiri diambil dari kata oase, atau mata air di gurun pasir. Evi menuturkan Wisata Alam Oasis diinginkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Sukabumi terhadap destinasi wisata keluarga dan si kecil-si kecil.

“Jadi, semacam menjawab kehausan orang Sukabumi akan daerah wisata yang memadai, sehingga kami mengambil nama oase yang merupakan mata air di gurun pasir,” jelasnya.

Wahana Wisata Alam Oasis

Tempat wisata yang baru menggelar soft opening pada 23 April 2023 lalu ini menawarkan beraneka wahana. Salah satu ikon Wisata Alam Oasis merupakan titik foto bertema Eropa. Pengunjung dapat menjumpai sejumlah bangunan ikonik Eropa, seperti miniatur Santorini, Yunani. Evi menuturkan, pengunjung dapat berfoto dengan begron bangunan-bangunan ala Eropa hal yang demikian secara gratis cuma dengan membeli tiket masuk.

“Paling tak, orang-orang Sukabumi yang belum pernah ke Eropa, telah terwakili meski versi mininya. Jadi, mereka tak perlu jauh-jauh ke Eropa jika belum memungkinkan,” tutur Evi.

Selain bangunan bertema Eropa, ada banyak wahana lain di Wisata Alam Oasis yang dapati dinikmati pengunjung si kecil-si kecil hingga dewasa. Mulai dari wisata naik perahu, waterpark, zona koboi, hobbit garden, taman jamur, patung kurcaci, playground, tenant masakan, dan kios souvenir.

Evi menuturkan, Wisata Alam Oasis akan menambah sejumlah wahana ke depannya di atas lahan seluas 1,8 hektar ini. “Sejenak lagi ada kereta kecil dalam wilayah wisata dan mini zoo, tapi masih dalam progres pembangunan,” jelasnya.

DPR: Kesepakatan bersama WWF ke-10 Bali akan Diserahkan ke IPU

Wakil Ketua BKSAP DPR RI yang juga Anggota Biro Inter-Parliamentary Union (IPU), Putu Supadma Rudana memberi tahu hasil rapat kesibukan World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) pada Selasa, 21 Mei 2024.

Dia mengatakan, rapat yang dihadiri anggota parlemen dari 49 negara ini untuk memperkuat kerja sama dalam memobilisasi perbuatan parlemen mengenai air untuk kesejahteraan bersama.

Sebagai forum parlemen global pertama yang membahas berita air dan signifikansinya bagi keamanan dan kesejahteraan global, Pertemuan Parlemen dalam rangka Forum Air Dunia ke-10 menandakan komitmen parlemen untuk menyelesaikan persoalan terkait air dan sanitasi melalui harapan politik dan perbuatan,” kata Putu dalam keterangannya, Rabu (22/5/2024).

Menurut dia, ada sebagian nilai penting yang menjadi sorotan dalam WWF ke-10 di Bali poloclubapt.com adalah memutuskan air sebagai salah satu agenda utama parlemen dan mensupport dialog parlemen di tingkat regional dan internasional dalam hal ini.

Kedua, perspektif kelompok sosial dan populasi lokal penting dalam upaya global kami untuk memutuskan keadilan dan keamanan air-dan memutuskan bahwa setiap langkah yang diambil disesuaikan dengan keperluan lokal dan memutuskan pengetahuan tradisional.

Ketiga, pengelolaan air berkelanjutan memainkan peran penting untuk membangun ketahanan masyarakat dan ekosistem serta mensupport penyesuaian diri perubahan iklim sejalan dengan tujuan iklim yang disepakati secara internasional. Keempat, karena tantangan terkait air melampaui batas negara, keperluan akan peningkatan perundingan dalam mengelola sumber energi air, berbagi pengetahuan dan praktik baik untuk menyelesaikan ketahanan air menjadi semakin mendesak.

Komitmen Bersama
“Oleh karena itu, tugas kita sebagai parlemen dan anggota parlemen memprioritaskan perbuatan kepada air guna menghasilkan komitmen yang tertuang dalam SDG’s 2030, dan visi dunia yang adil dan sejahtera dikala ini dan untuk generasi mendatang,” jelasnya.

Putu menyuarakan, ikhtisar pertemuan World Water Forum ke-10 ini akan dibawa ke Dewan Pengurus IPU pada Sidang IPU ke-149 mendatang. Oleh karena itu, anggota parlemen mengambil bagian dalam memajukan kerja sama dan kolaborasi bidang air.

“Melalui komitmen dan perbuatan kita bersama, karena hal ini betul-betul penting untuk mensupport penenteraman, kemajuan, dan kesejahteraan dalam masyarakat dan negara. Terima kasih atas ketidakhadiran para delegasi dan minta dukungan supaya berita air terus dibahas di negara masing-masing,” jelasnya.

Sinopsis Film Legend of the Guardians: The Owls of Ga’Hoole (2010) Karya Zack Snyder

membahas sinopsis film animasi bergenre action adventure, yakni Legend of the Guardians: The Owls of Ga’Hoole. Film rilisan tahun 2010 ini yakni hasil garapan Zack Snyder sebagai sutradara.

Seputar Film Legend of the Guardians: The Owls of Ga’Hoole

Sebelum membaca sinopsis Legend of the Guardians: The Owls of Ga’Hoole spaceman slot dalam bahasa Indonesia, ketahui dulu sebagian isu di bawah ini:

Sinopsis Legend of the Guardians: The Owls of Ga’Hoole (2010)

Berikut yakni sinopsis film Legend of the Guardians: The Owls of Ga’Hoole bahasa Indonesia:

Soren yakni burung hantu muda yang ingin menjadi Prajurit Ga’Hoole. Kemauan ini membawanya pada perjalanan epik yang tidak terlupakan.

Hal itu berlangsung pada ketika dirinya dan saudaranya, Kludd, tertangkap sama tentara Pure Ones, tentara burung hantu yang jahat.

 

Tetapi dengan bantuan teman-teman barunya, Soren berhasil meloloskan diri kemudian mulai mencari Pulau Ga’Hoole, daerah dimana para Prajurit Ga’Hoole yang legendaris tersebut berada.

Bersama teman-teman barunya, Soren berjuang untuk keinginannya buat menjadi pahlawan bersama Prajurit Ga’Hoole serta melawan tentara yang dijadikan penguasa jahat dari Pure Ones dan St Aggie.”

Sinopsis Bahasa Inggris:

“A father owl’s tales of the Guardians of Ga’Hoole enthrall his son Soren, but an older son scoffs at the stories of winged warriors who fought an epic battle to save all of owlkind from the evil Pure Ones.

Later the brothers become captives of the Pure Ones, but Soren makes a daring escape and, with the help of other young owls, seeks out the Guardians and brings them back to defend their people once again.”

Rangkuman Cerita Film Legend of the Guardians: The Owls of Ga’Hoole

Legend of the Guardians: The Owls of Ga’Hoole mengisahkan perihal Soren (Jim Sturgess), seekor burung hantu muda, yang tinggal di hutan Tyto bersama keluarganya.

 

Keluarga tersebut terdiri dari ayahnya Noctus, ibunya Marella, kakak laki-lakinya Kludd (Ryan Kwanten), adik perempuannya Eglantine (Adrienne Defaria) dan asisten di sarangnya, Mrs. P. Soren.

Mereka betul-betul menyenangi kisah perihal legenda Ga’Hoole, yakni legenda perihal para prajurit burung hantu bernama guardians, yang bertempur melawan Pure Ones.

Suatu hari, Kludd yang dengki dengan kemampuan terbang alami Soren mendorongnya dari atas dahan dan keduanya pun jatuh ke tanah.

Keduanya lalu diserang oleh Tasmanian Devil, namun diselamatkan sekalian diculik oleh dua burung hantu, Jatt dan Jutt.

 

Sejak itu, nampak kian banyak burung hantu muda yang diculik, salah satunya yakni Gylfie (Emily Barclay).

Di st. Aegolius, para burung hantu disambut oleh Nyra (Helen Mirren), yang memberitahu bahwa mereka akan dibagi menjadi kelompok prajurit dan ‘pemilih’.

Soren dan Gylfie segera terpilih menjadi pemilih, yang nantinya seharusnya mengambil peluru dan merangkainya menjadi sebuah senjata super. Sementara Kludd yang berkhianat dipilih menjadi prajurit.

Di sana, Soren dan Gylfie juga bertemu dengan Grimble, seekor burung hantu dewasa yang hanya bekerja di bawah kekuasaan Pure Ones agar keluarganya bisa selamat.

 

Grimble kemudian mengajari Soren dan Gylfie untuk terbang, namun hal ini dikenal oleh Nyra.

Grimble hasilnya terbunuh sesudah bertarung dengan Nyra. Sementara Soren dan Gylfie kabur sesudah mendapatkan perintah dari Grimble untuk terbang ke Great Tree of Ga’Hoole dan memperingatkan para Guardians.

Sesampainya di sana, Soren memberitahukan agenda jahat Pure Ones, namun para guardians masih belum mempercayainya.

Guardians kemudian mengirim Allomere dan dua burung hantu lainnya untuk pergi menyelidiki st. Aegolius.

Selama menunggu Allomere, Soren dan Gylfie diajak untuk belajar di dalam kelas-kelas yang disediakan di sana.

Film “Glenn Fredly The Movie” rilis trailer dan poster legal

Film drama “Glenn Fredly The Movie” yang mengangkat kisah hidup penyanyi populer Indonesia Glenn Fredly telah merilis trailer dan poster legal, akan tayang di semua bioskop Indonesia pada 25 April 2024.

“Film ini diciptakan dengan penuh cinta dan rasa hormat kepada Glenn. Kami ingin menghadirkan kisah yang tak cuma menghibur, namun juga meraba hati dan memberikan pandangan baru,” kata sutradara Lukman Sardi dalam keterangannya di Jakarta pada Senin (25/3).

Film persembahan dari Time International Films dan Adhya Pictures yang diproduksi oleh DAMN! I Love Indonesia Pictures ini membawa penonton menyelami perjalanan hidup Glenn Fredly, mulai dari masa slot gacor hari ini perjuangannya di dunia musik, hingga kisah cintanya yang meraba hati.

Soundtrack film ini juga menghadirkan kembali nyanyian-nyanyian hits Glenn Fredly yang tak lekang oleh waktu. Film ini juga akan menunjukkan nyanyian baru ciptaan Glenn Fredly yang belum pernah dirilis, berjudul “Keluarga” yang dinyanyikan oleh Yura Yunita, kampiun Piala Citra FFI 2023 untuk pencipta nyanyian tema terbaik.

Di film ini, juga bakal memberi tahu Eldhy Victor, penyanyi yang akan ikut mengisi bunyi di dalam film. Eldhy adalah penyanyi yang diketahui melalui karya cover-nya, dengan karakter vokal yang mirip dengan Glenn Fredly.

Film “Glenn Fredly The Movie” dibintangi oleh kampiun Piala Citra FFI 2022 untuk Pemeran Utama Pria Terbaik Marthino Lio, Bucek, Ruth Sahanaya, Zulfa Maharani, Alyssa Abidin, Sonia Alyssa, Sahira Anjani, dan Winky Wiryawan.

Produser film Daniel Mananta mengatakan film ini diinginkan dapat menginspirasi banyak orang untuk terus berkarya dan menyebarkan kebaikan dan dapat diterima dengan bagus oleh masyarakat.

“Semoga film ini dapat menjadi pengingat seputar sosok Glenn Fredly yang luar awam dan menginspirasi banyak orang,” ujar Daniel Mananta.